Kenapa dengan mortar instan? Ya, tentu saja kenapa tidak karena mortar instan ini termasuk bahan yang berbatu ringan, namun sangat kokok untuk digunakan dalam pembangunan. Sebelum membahas komposisi bahan bata ringan yang berkualitas ini seperti mortar instan, kita harus mengetahui dahulu seperti apa dan bagaimana tentang mortar instan itu. Disini kita akan membahasnya agar para pembaca bisa memahaminya juga. Semen atau mortar instan ini biasanya dijual untuk pasar ritel mirip seperti baja ringan, sebelumnya hanya ada satu atau dua merek seperti Mortar Utama atau disingkat MU.

Tak hanya konsumen yang sudah familiar dengan bahan ini, namun banyak pula developer baru yang bermain disini setelah tahu tentang mortar instan ini. Awalnya tidak dijual dipasaran, tetapi belakangan ini sudah masuk pasaran dan dijual eceran dalam kemasan sebanyak 40 – 50 kg. Mortar instan ini adalah adukan semen dan pasir ditambah bahan lainnya juga yang pencampurannnya bisa saja dilakukan dengan mesin dan tahukah bahwa mesin yang digunakan berasal dari jerman secara terkomputerisasi. Oleh karena itu, hasilnya pun bisa terjamin serta ditambah dengan komposisi yang akurat, seperti pasirnya silika dengan kadar lumpur rendah, setelah itu sudah dikeringkan, dan terkontrol gradasi kehalusannya bisa sesuai tujuan penggunaan.

info dan harga bata ringan hebel di Surabaya

Selain komposisi mortar instan, ada juga Komposisi Bahan bata ringan yang berkualitas dengan mortar konvensional, diman adukan semen dan pasirnya yang biasa dibuat tukang bangunan, itu artinya dibuat secara manual, karena tidak ada ukuran pasti untuk membuatnya seperti kita mengaduknya dengan menggunakan mesin yang sudah ada tepat jelasnya berapa. Yang dilakukan secara manual ini biasanya kualitas pasir dan pengayakan juga sulit dikontrol, misalnya pasir kurang halus, basah dan bercampur lumpur atau bahan organik lainnya. Sementara untuk mortar instan seperti pasangan bata ringannya, ditambahkan juga filler anda aditif lainya untuk bisa membuat menguatkan daya rekatm flaksibilitas dan kedap air.




Namun, mortar konvensional porinya menjadi besar – besar karena tidak ada fillernya dan setelah kering dindingnya juga retak – retak akibat proses hidrasi yang tidak cukup sempurna dan alhasil bisa saja pengaruhnya menjadi boros untuk olahan bahan – bahannya dan tidak optimal untuk hasilnya. Menurut hasil yang sudah pernah melakukan perbandingan mortar instan dan mortar konvensional, ternyata mortar instan lebih menguntungkan karena adonan yang dicampur sesuai dengan kebutuhan atau bisa dibilang akurat dengan hitungan secara mesin, pengerjaan dinding dengan mortar instan sampai bisa dicat, butuh sekitar 10 hari. Tetapi untuk mortar konvensional bisa menunggu hingga sampai tujuh minggu. Terlebih lagi, penggunaan mortar instan ini perlu diselesaikan dengan material pasangannya, misalnya untuk finishing dinding jangan hanya lihat mortarnya, tapi anda juga bisa pilih brick untuk batanya.


bata-ringan-5Anda bisa membedakan mana yang lebih baik mortar instan atau mortar konvensional karena para developer pun kebanyakan menggunakan mortar instan. Namun ada kendalanya yaitu para developer, mereka hanya takut jika mereka menggunak mortar instan bisa berkurang upah untuk para pekerja. Jadi solusi untuk developer itu sendiri bisa memberikan edukasi atau bayangan atau bahkan perkiraan tentang menggunakan batu ringan berbahan dasar mortar instan. Selain menghemat tenaga, dengan mortar instan juga para pekerja bisa menghemat waktu sehingga pembangunan bisa menjadi lebih cepat dan menguntungkan. Jadi menurut para ahli
Komposisi Bahan bata ringan yang berkualitas ini yang baik bisa menggunakan mortar instan. Jika mereka masih mempermasalahkan takut akan kekurangan dana, maka mereka para pekerja memang harus diberi program edukasi, mulai dari presentasi, training di lapangan, sampai supervisi dan bantuan teknis kepada konsumen seperti proyek atau ritel, namun jika ada keluhan bahwa mortar instan itu lebih mahal, itu hanya karena kekurang pahaman mereka para pekerja dalam mengaplikasinya. Untuk itu jangan takut memilih yang lebih menguntungkan dan membuat hasil lebih memuaskan ketimbang harus memilih mortar konvensional yang belum pasti takaran dalam adukannya karena itu bisa merusak pembangunannya. Silahkan dicoba guys.





Save