Kenapa penjual bata – bata ringan selalu meningkat baik setiap bulan maupun setiap tahunnya? Khususnya di kota Surabaya. Ya, penjualan bata ringan di Surabaya selalu meningkat karena semakin banyaknya orang – orang yang beralih ke bisnis property untuk mendapatkan hasil yang lebih menguntungkan atau memuaskan secara pribadi. Bata ringan biasanya diproduksi dengan menggunakan teknologi Autoclaved Aerated Concrete atau juga disebut dengan AAC dan berbahan dasar seperti pasir silika dengan agregat tertentu, semen, kapur gypsum, air, dan alumunium pasta atau foam, sementara sebagai bahan pengembangnya yaitu untuk adonannya akan berkembang dalam kurang lebih selama 7 – 8 jam.

via google.com

via google.com

Adapun penjualan bata ringan di Surabaya memiliki ukuran standar panjang 60 cm x tinggi 20 cm dengan ketebalan 7,5 cm – 10 cm – 12,5 cm – 15 cm – 20 cm. Dalam pemasangannya untuk dinding seluas 1 m2, kira – kira membutuhkan bata ringan ukuran standar sebanyak 8 buah dan dalam 1 m3 bata ringan kurang lebih membutuhkan 1 zak semeninstan perekat bata ringan, sedangkan 1 m3 bata ringan dengan ketebalan 10 cm standar menjadi luasan dinding sebesar 10 m2, jadi kebutuhan semen instan perekat dalam 1 m2 dinding 40 kg / 10 = 4 kg.

Sementara untuk penjualan bata ringan di Surabaya memiliki harga kisaran sekitar Rp 600.000 / m3 dan semen instan perekat bata ringan di kisaran Rp 75.000 / zak kemasan 40 kg. Untuk harga bisa dijamin di Surabaya karena berbeda dari masing – masing daerah. Tetap untuk harga bisa berubah – berubah. Harga tersebut terupdate untuk Januari 2017, harga ini bisa jadi acuan untuk para developer jika ingin membuat pembangunan, seperti rumah, perkantoran, gedung, dan yang lain – lainnya. Penjualan di Surabaya untuk bata ringan cukup maju dan berkembang dan tak hanya untuk para developer, namun perorangan yang ingin membangun rumah juga banyak, seperti renovasi dan pembangunan lainnya yang memungkinkan.




Save