Batako ringan dan kuat sering digunakan untuk bangunan – bangunan rumah di Indonesia. Di Indonesia banyak menggunakan batako karena batako ini bisa mempertahankan rumah jika terjadi Gempa, hanya sedikit saja untuk kerusakan yang bisa terjadi. Lebih terkenal biasanya batako yang terbuat dari Jepang tetapi jangan khawatir karena di Indonesia pun batakonya juga cukup kuat bahkan kita bisa buat sendiri loh, pembuatannya juga tidak terlalu sulit.

Selama ini yang kita tahu batako biasanya terbuat dari campuran semen dan pasir, tetapi kini ada juga loh produk batako yang bahan dasarnya semen dan pasir dicampur dengan abu sekam padi atau juga dari abu sisa pembakaran dari tungku pabrik gula. Untuk sekarang, bisa juga membuat batako dengan batako styrofoam. Batako styrofoam merupakan terobosan baru dalam pemanfaatan limbah Styrofoam, Sytrofoam itu juga salah satu bahan plastik dari sekian banyak bahan lainnya dan juga digunakan sebagai bahan pelindung dan penahan getaran barang – barang yang fragile, contohnya untuk elektronik. Oleh karena itu, pemakaian styrofoam sebagai wadah makanan menimbulkan kekhawatiran dan protes dari berbagai pihak karena penelitian yang dilakukan sejak tahun 1930an karena diketahui bahwa stiren itu berasal dari bahan dasar styrofoam yang bersifat mutagenik (mampu mengubah gen) dan juga potensial karsinogen (merangsang sel kanker).

via organisasi.cimahikota.go.id

via organisasi.cimahikota.go.id

Namun bahan baku styrofoam tidak berbahaya untuk dibuat batako, hanya saja ada porsi tertentu yang dicampurkan. Bahan baku styrofoam memang mendapat porsi lebih banyak dibandingkan bahan baku lainnya. Perkiraan komposisinya yaitu 50% styrofoam, 40% pasir, dan 10% semen. Dari bahan – bahan ini justru kita bisa menghemat kebutuhan pasir hingga mencapai 50% daripada menggunakan batu bata. Bahan baku styrofoam ini juga dianggap lebih unggul dibandingkan semen karena apa? Karena ternyata dalam styrofoam ini terkandung banyak serat dan hal ini masih yang membuat fondasi bangunan yang menggunakan styrofoam menjadi lebih kuat.




Adapun cara – cara membuat batako ringan dan kuat dengan bahan styrofoam ini:

  1. Pertama – tama yaitu styrofoam yang berbentuk lembaran digiling sampai terlihat hancur hingga menjadi butiran – butiran kecil.
  2. Untuk yang kedua, bahan yang sudah diolah tadi di tahap pertama yaitu yang sudah menjadi butiran – butiran styrofoam tadi dicampurkan dengan pasir dan semen, untuk komposisinya bisa dimasukan sebanyak 80% dari styrofoam lalu dicampurkan dengan 20% komposisi pasir dan semen.
  3. Ketiga yang bisa kita lakukan adalah untuk proses pencetakan dari adonan bahan baku tadi dengan menggunakan mesin pencetak yang sudah khusus untuk membentuk batako.
  4. Selanjutnya tahap akhir yaitu melakukan penjemuran batako sytrofoam tadi yang memerlukan waktu sekitar setengah hari atau 12 jam, tetapi lamanya waktu juga bisa tergantung dari cuaca dan jumlah semen yang digunakan.
via ideonline.co.id

via ideonline.co.id

Cara – cara membuat batako ringan dan kuat yang terdiri dari bahan styrofoam, pasir, dan semen ini juga bisa digunakan atau cocok untuk daerah yang rawan gempa dan bangunan yang tinggi. Karena seperti yang disebutkan sebelumnya sifat dari bahan styrofoam ini adalah mengikat sehingga akan membuat batako itu menjadi kuat. Selain itu juga dengan menggunakan bahan styrofoam ini kita bisa menggunakan bahan – bahan limbah yang tidak berguna menjadi berguna karena itu hal ini bisa membuat kita lebih menghemat budget pengeluaran untuk pembangunan rumah atau gedung. Batako styrofoam memiliki ciri fisik hampir sama dengan ukuran bata merah, tetapi lihat hasilnya dari limbahan styrofoam ini memiliki keunggulan dibanding dengan bata merah. Tak hanya itu, kelebihan dari batako styrofoam ini juga dapat merendam suara sehingga sangat cocok jika digunakan untuk bangunan seperti studio band. Hal itu bisa terjadi karena batako styrofoam ini kandungan seratnya sebagai bahan baku batako cukup tinggi.

Untuk itu kalian bisa coba membuat sendiri seperti yang sudah disebutkan cara membuat batako ringan dan kuat ini. Cara ini juga bisa membuat kalian sebagai penghasilan bulanan karena jarang orang – orang yang mempunyai waktu untuk membuatnya. Selain harga murah bisa bersaing dengan batu bata, namun kualitas tak kalah pula dengan kualitas batu bata. Kelebihannya juga banyak bisa didapat bahan styrofoam ini dengan mudah karena hanya diambil dari bahan – bahan limbah dan juga bisa menghemat bahan pasir dan semen jadi harga yang dibeli juga dengan harga murah. Budget yang akan anda keluarkan tidak sebanyak dengan membuat batu bata pada umumnya. Untuk hasil yang lebih pasti, bisa dipraktekan langsung di rumah dan yakin bahwa anda akan puas dengan hasil yang akan buat sendiri, jadi sekarang anda bisa membuat rumah yang kuat, namun dengan biaya yang murah dan berkualitas.




Save